Wednesday, October 29, 2014

time capsule


Aku romantis.
Bukan romantis yang gimana gitu...lebih kepada anak anak ya. Wah susah jelas kan nya.
Yang jelas, semua yang terjadi dalam hidup anak anak sejak mereka lahir, momen penting,selalu ada record nya. Detail, tersimpan rapi.
punya si Mas, selimut bedong, kaos kaki dan topi pertama
Punya Adik, selimut dari RS, Birth Announcement
Topi, selimut dan kaos kaki






















Waktu mereka lahir , aku kumpulkan semua memorabilia nya.: gelang identifikasi di tangan ku, tangan bayi juga bapaknya, koran hari itu, baju mereka keluar dari rumah sakit, Semua dikumpulkan dan dimasukkan kedalam tabung Time Capsule yang kit nya aku beli di Amazon
Baju mereka, topi, selimut dan birth announcement saya jahit dan jadikan hiasan dinding buat kenang kenangan.





koran terbitan hari lahir, gelang identifikasi dari rumah sakit, baju waktu pulang kerumah

Time capsule kit, baru di buka waktu mereka ulang tahun e
Satu birth announcement saya kirimkan ke White House, kemudian dibalas oleh President yang sedang berdinas saat itu. si Mas dapat balesan dari George Bush, si Adik dapat dari Obama.
Hari Ulang Tahun Pertama, kita bikin pesta , semua undangan aku minta untuk membuat surat buat anak anak pada saat mereka usia 16. Doa mereka, harapan dan semua yang indah indah ditulis dalam surat tersebut, dikumpulkan dan di masukkan dalam Time Capsule. Pada saat nanti mereka Ulang Tahun ke 16, itu akan jadi hadiah buat mereka.

Ini semua hanya bentuk ucapan syukur , anak anak adalah hadiah terindah. Saya merasa sangat diberkati.

Tuesday, October 21, 2014

musim gugur


Musim gugur itu favorit suamiku.
Lebih karena warna, tentu saja.
Tahun ini, ada pumpkin jenis baru : cinderella pumpkin , warnanya pucat dan lebih gepeng, sehingga bisa di tumpuk tinggi seperti ini. 
Buat aku,...karena apa saja yang ada campuran kuning nya pasti menyenangkan.
dek samping rumah

Yang jelas, untuk menyenangkan dia, warna yang di luar itu aku bawa kedalam rumah berupa rangkaian sederhana ini.
pumpkin mungil  di bongkar , buang bijinya dan bersihkan

di sumpel foam buat bunga yang sudah di rendam air dulu
di isi dengan daun forsythia dan mums dari kebun



cat air

Aku lagi gandrung sama cat air.
Luar biasa seneng nya, di bela belain ambil kelas di pusat kesenian buat 3 bulan , ketemu seminggu sekali. gurunya orang putih, namanya Julie W.
wah hebat ibu guru ini, dia ngga punya pendidikan seni, hanya belajar sendiri dan kursus. Tapi memang sudah bakat...

Karya yang baru saja jadi , masih mentah


Ada satu spot di rumah kami yang sungguh sederhana, tanpa hiasan. Aku meng-andaikan ini adalah studio lukisan, dimana karya karya yang sudah jadi dinikmati.




Yang sudah kering, dan di beri pigura. Siap menjadi hadiah buat teman teman tersayang

wedding band

Waktu aku kecil dulu, bapak ku pernah bilang:
Filosofi cincin nikah itu tinggi lho nilai nya. Nanti kalau sudah waktu nya, berpegang pada filosofi tersebut.
Bahasa Jawa nya pasangan hidup itu, garwo singakatan dari sigar ing nyowo, atau belahan jiwa bahasa Indonesia nya. Ibaratnya rotan yang bulat di belah dua persis di tengah yang memanjang, kemudian di lingkarkan menjadi cincin. Jadi harus sederhana dan mulus, tidak di pasangin berlian.

Wah, sampai terpana aku di ceritakan itu oleh bapakku. oh ya, bapak ku juga kumisan seperti suami. ya mbaplang juga gitu, macho banget lah.
our wedding band
Mas dan Adik., suatu hari bercakap cakap.
Adik: bapak, mas dan aku semua kulit nya gelap.
Mas: yaaaa......pinter adik!
Ibu: ??
Adik: oh, ngga papa ibu, kamu masih bagian dari kami.
Yah, begitulah keluarga kami, semua 4 jumlah nya , hanya satu yang berkulit terang. Jika di Indonesia, ibu pasti yang paling enak di lihat. Tapi di Michigan sini, yang kulit nya gelap malah di anggap exotis. Apalagi bapak, sudah gelap kulit nya, hidung nya bulat, kumis nya mbaplang.


Mas dan Adik , Bali 2013